July 23, 2019
Inspirasi dan Apresiasi

Unik, "Panggung Komitmen" Warnai BID Lamtim Cluster 4

Unik,

Kapala Desa Adirejo (Peserta BID) sedang mengikrarkan komitmennya di panggung komitmen

LAMPUNG TIMUR (lampungadhigana.com) Dari penelusuran wartawan Surat Kabar Lampung Adhigana ada sesuatu yang unik dan berbeda dalam pelaksanaan Bursa Inovasi Desa (BID) Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2019 di Adirejo, Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur, yang diselenggarakan oleh Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) enam kecamatan (Kecamatan Pekalongan, Batanghari, Batanghari Nuban, Sekampung, Bumiagung, dan Metro Kibang) pada Sabtu (27/4/19).

Hal berbeda, unik, dan inovatif tersebut adalah dengan dihadirkannya "Panggung Komitmen"dalam kegiatan BID tersebut. Hanya di BID Lamtim Cluster 4 saja yang ada hal semacam ini.

Indah Hermawan atau Indoel, Ketua Pelaksana BID Cluster 4, menyatakan bahwa sebenarnya keberadaan panggung komitmen tidak termasuk dalam rangkaian acara BID.

"Hal wajib dalam BID sebenarnya hanya pada penyediaan ruang pleno, ruang bursa untuk memilih menu inovasi, dan ruang komitmen untuk penandatanganan kartu komitmen desa yang telah memilih menu dalam ruang bursa. Keberadaan panggung komitmen merupakan tambahan dari teman-teman panitia setelah berdiskusi dengan para pendamping desa dan tenaga ahli," jelas Indoel.

Menanggapi adanya panggung komitmen tersebut, Tenaga Ahli (TA) Bidang Pelayanan Sosial Dasar (PSD), Arif Suhaimi, menyatakan sangat mendukung dan sangat mengapresiasi inovasi dari teman-teman panitia. Keberadaan panggung komitmen memang sudah dia sampaikan pada malam sebelum pelaksanaan BID.

"Ini adalah acara Bursa Inovasi Desa, titik tekannya tetap pada kata inovasi. Jadi, ketika teman-teman panitia punya ide inovatif dalam pelaksanaannya maka itu merupakan hal yang bagus dan patut didukung selama tidak menyimpang dari esensi pelaksanaan bursa," jelas Arif.

Sementara menurut Tenaga Ahli Teknologi Tepat Guna (TTG) Sari Nuryati, yang juga merupakan supervisor dari pelaksanaan BID di Lampung Timur mengatakan bahwa pelaksanaan BID cluster 4 lebih berwarna dan ramai dengan adanya panggung komitmen.

"Saya melihat banyak peserta, dalam hal ini kepala desa, yang memanfaatkan panggung komitmen. Bahkan koordinator TA Edwin Jonson dan Kepala Dinas PMD Lamtim pun memanfaatkan panggung itu untuk memotivasi peserta bursa. Suasana pasar dan bursa jadi lebih terasa di sini," ujar Sari Nuryati.

 Tujuan diadakannya panggung komitmen sebenarnya sangat sederhana, yaitu memberikan kesempatan kepada desa yang sudah memilih menu bursa dan menandatangani kartu komitmen untuk berani mengucapkan dan mengumumkan kepada khalayak di panggung komitmen. Panggung komitmen berupa panggung kecil yang dilengkapi dengan mic/pengeras suara dan soundsystem sederhana.

"Komitmen adalah janji, selain ditulis dan ditandatangani, tidak ada salahnya atau bahkan lebih baik jika diucapkan. Panggung komitmen memfasilitasi itu, agar desa berani mengikrarkan komitmen mereka untuk menganggarkan kegiatan di Tahun 2020. Seperti orang menikah, selain tanda tangan di buku nikah, pengantin juga berkomitmen atau berjanji secara lisan di depan orang banyak. Itu inti dari panggung komitmen," tutur Asih Wahyuni, pendamping desa yang turut memfasilitasi pelaksanaan BID cluster 4. (Aris)