October 22, 2019
Kesehatan

BATANGHARI LATIH 85 KADER PEMBANGUNAN MANUSIA (KPM)

BATANGHARI LATIH 85 KADER PEMBANGUNAN MANUSIA (KPM)

Foto bersama peserta pelatihan (KPM), Camat Batanghari, Kasi PMD, panitia, dan TA P3MD Lamtim.

LAMPUNG TIMUR - BATANGHARI (adhigana.com) Dana Desa yang digelontorkan pemerintah pusat ke desa-desa dimanfaatkan oleh desa-desa Se-Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, untuk memberdayakan masyarakatnya. Hal tersebut dibuktikan dengan dianggarkannya kegiatan-kegiatan pelatihan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2019 ini. Sebanyak 17 desa di Kecamatan Batanghari kompak menganggarkan kegiatan pelatihan, salah satunya adalah Pelatihan Kader Pembangunan Manusia (KPM).

Kegiatan Pelatihan Kader Pembangunan Manusia (KPM) dilaksanakan pada Hari Sabtu – Minggu (3-4/8/2019) di Balaidesa Desa Rejoagung dan Balaidesa Adiwarno.

Menurut Ketua Pelaksana, Supardi, pelatihan ini melibatkan seluruh desa di Kecamatan Batanghari.

“Peserta pelatihan sebanyak 85 orang. Masing-masing desa mengirimkan 5 orang yang merupakan Kader Pembangunan Manusia dan tergabung dalam struktur Rumah Desa Sehat (RDS). Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan kapasitas kader agar dapat berperan aktif dalam pembangunan desa. Untuk saat ini kami lebih menekankan pada pembekalan dalam upaya pencegahan stunting,” papar Supardi.

Pelatihan KPM ini dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas PMD Kabupaten Lampung Timur, Drs. Suhaimi, didampingi oleh Camat Batanghari, Mursidi, SP.,MM.

Dalam sambutannya, Suhaimi mengapresiasi kegiatan pelatihan dan mengingatkan kepada peserta agar serius dalam mengikuti semua materi dari narasumber.

“Saya berharap pelatihan dapat berjalan tertib, lancar, dan sesuai rencana. Manfaatkan dana desa dengan sebaik-baiknya. Kita patut bersyukur masih ada dana desa sehingga bisa untuk terus membangun, baik infrastruktur maupun pemberdayaan. Desa harus bersungguh-sungguh dalam pengelolaan dana desa,” ujar Suhaimi mengingatkan kepada kepala desa yang hadir dalam acara pembukaan untuk dapat transparan dalam pengelolaan dana desa.

Sementara Camat Batanghari, Mursidi, SP.,MM, lebih menekankan pada semangat kader dan perangkat desa untuk bersama-sama membangun Kecamatan Batanghari.

“Sebagai camat saya berharap tujuan dari pelatihan dapat tercapai. Dalam menjalankan segala sesuatu, terutama pekerjaan, kita harus bersungguh-sungguh dan niatkan untuk beribadah. Mudah-mudahan bisa menjadi ibadah dan tabungan pahala kita. Hindari niat-niat lain apalagi selalu mengharapkan imbalan. Rezeki tidak akan kemana. Saat ini Lampung Timur merupakan lokus stunting, maka saya berharap dengan adanya penguatan KPM ini dapat menjadikan Lampung Timur dan Batanghari pada khususnya di masa mendatang bebas dari stunting,” terang Mursidi bersemangat.

Pelatihan yang dilaksanakan dua hari ini menghadirkan narasumber dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), dan dari Perhimpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Lampung Timur. Selain itu, kegiatan ini juga didukung penuh oleh Dinas PMD Kabupaten Lampung Timur, Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Desa (PD), jajaran Tenaga Ahli (TA) P3MD Kabupaten Lampung Timur, dan KPW II Provinsi Lampung. (ARIS)